Pendidikan Anak dalam Islam

Ada beberapa hadits Rasulullah SAW tentang pentingnya kita sebagai orang tua untuk menyayangi anak-anak kita …
“Pandangan ke wajah anak-anak dengan rasa syukur adalah seperti pandangan ke wajah Nabinya”
“Muliakanlah anak-anakmu karena kemuliaan anak-anak merupakan tabir terhadap api neraka"

" Muliakanlah anak-anakmu, karena siapa memuliakan anak-anaknya, maka Allah memuliakannya di surga”
“Anak-anak adalah pelindung dari api neraka, makan bersama mereka menimbulkan kebebasan dari api neraka, sedangkan kemuliaan mereka memudahkan lewat diatas shirot”
“Sesungguhnya didalam surga terdapat sebuah rumah bernama ‘Daarul Farah’ (Rumah Kegembiraan). Tidaklah memasukinya selain orang yang menggembirakan anak-anak” (HR. Abu Ya’la dari Aisyah).
Oleh karena itu penting bagi kita menyayangi anak-anak kita sesuai dengan apa yang telah diajarkan Rasulullah SAW, bukan sekedar memberikan ataupun mencukupi semua kebutuhan lahir dan batinnya dalam bentuk materi. Tetapi bagaimana memberikan pendidikan agama yang baik sehingga menjadi bekal berharga untuknya kelak dan bekal tak terhingga bagi kedua orang tuanya dihari akhir.
Rasulullah SAW bersabda : “Pendidikan seseorang kepada anaknya lebih baik baginya daripada menyedekahkan makanan satu sha’ (HR. Tarmidzi)
“Adab ialah penggunaan perkataan dan perbuatan yang terpuji” (Al-Aqami)
“Karena bila mendidiknya maka semua perbuatannya yang baik menjadi sedekah jatriyah (yang terus mengalir pahalanya), sedangkan sedekah satu sha’ telah terputus pahalanya” (Al-Manawi)
Ada juga yang mengatakan : “Ia adalah menghormati orang yang lebih tua darimu dan mengasihani anak kecil”
Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa ingin menghinakan orang yang mendengki kepadanya, hendaklah ia mendidik anak”
Kisah tentang cucu Rasulullah SAW yakni Sayyidina Hasan dan Husin yang menaiki punggung Rasulullah SAW pun mengajarkan kepada kita betapa mendidik anak menjadi sesuatu yang teramat penting selain menyayangi mereka. Hingga saking menyayangi kedua cucunya tersebut, Malaikat Jibril pun menegur Rasulullah SAW sehingga Rasulullah SAW pun bersabda ..
“Wahai kaum muslimin, barang siapa yang diberi anak oleh Allah, maka wajib baginya mengajarkan sopan santun dan mendidiknya dengan baik. Bilamana hal itu dilakukannya, maka Allah akan menerima permohonan syafa’at anaknya. Tapi barang siapa yang membiarkan anaknya bodoh, tidak mengenal agama, suka melakukan pelanggaran serta tidak berakhlak, maka setiap pelanggaran dan dosa yang dilakukan anak-anaknya, orang tua ikut menanggungnya”.
Jika Rasulullah SAW saja begitu menyayangi anak-anak, masa kita yang mengaku mencintainya tidak mau mencontoh apa yang telah dicontohkan Rasulullah SAW dalam menyayangi dan mendidik anak-anak kita.
0 Responses

Free Website templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates